Karangan–Suruh, Trenggalek | 8–10 Juli 2026
Alhamdulillah, Pondok Pesantren Modern Hasan Munahir kembali melaksanakan kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) sebagai bagian dari pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pengabdian santri kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 8–10 Juli 2026, ini dilaksanakan di beberapa masjid dan mushala di Kecamatan Karangan dan Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek.
Adapun lokasi pelaksanaan MABIT meliputi Masjid Bani Dardak Suruh, Masjid Al Azhar Suruh, Masjid Ar Rahmah Karangan, Masjid Al Musthofa Krandon, serta Mushola Soberi.

Sebanyak 15 santri dari berbagai jenjang kelas diterjunkan langsung ke tengah masyarakat. Meskipun jumlah peserta tidak banyak, semangat pengabdian yang mereka tunjukkan menjadi bukti bahwa kebermanfaatan tidak diukur dari banyaknya orang, melainkan dari kesungguhan dalam mengemban amanah.
Selama kegiatan berlangsung, para santri mengisi berbagai aktivitas keagamaan dan pendidikan, di antaranya menjadi khatib Jumat, mengajar TPA, membimbing kursus membaca Al-Qur’an (Qori’), serta mengadakan bimbingan belajar dan kursus berhitung bagi anak-anak di lingkungan sekitar masjid. Berbagai amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan antusias.
Walaupun banyak momen berharga yang belum sempat terdokumentasikan, hal itu tidak mengurangi nilai dari pengabdian yang telah dilakukan. Justru di balik keterbatasan dokumentasi tersebut, tersimpan kisah-kisah ketulusan santri dalam melayani umat.
Yang membanggakan, beberapa santri yang masih duduk di kelas III SMP telah mampu tampil percaya diri menjadi khatib, memimpin kegiatan keagamaan, serta mengajar masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Pondok Pesantren Modern Hasan Munahir tidak hanya membekali santri dengan ilmu, tetapi juga melatih mereka agar siap terjun dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sejak usia muda.
Kegiatan MABIT ini sekaligus menjadi jawaban atas sebuah pertanyaan sederhana, “Apakah santri mampu menjadi solusi dan bermanfaat bagi umat?”
Alhamdulillah, ketika kesempatan itu diberikan, para santri tidak memilih mundur. Mereka hadir, belajar, mengabdi, dan berusaha memberikan yang terbaik sesuai kemampuan yang dimiliki. Mungkin pengabdiannya masih sederhana, mungkin langkahnya masih kecil, tetapi dari langkah-langkah kecil itulah lahir generasi yang siap memimpin, melayani, dan menjadi cahaya bagi masyarakat.


Semoga kegiatan ini menjadi wasilah lahirnya generasi muslim yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, serta senantiasa mengamalkan sabda Rasulullah ﷺ:
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Ath-Thabrani)
Pondok Pesantren Modern Hasan Munahir

