Pondok Pesantren Modern Hasan Munahir menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari syiar Islam sekaligus sarana pendidikan bagi para santri dalam menanamkan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
Kegiatan diawali pada malam takbiran dengan pelaksanaan Takbir Keliling desa Jati yang diikuti oleh seluruh santri dan dewan guru dan wali santri. Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema sepanjang kegiatan, menghadirkan suasana syukur dan kebahagiaan dalam menyambut datangnya Hari Raya Iduladha.

Pada pagi harinya, seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Modern Hasan Munahir melaksanakan Shalat Iduladha berjamaah di lingkungan pondok. Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Ustadz Salman Alfarisi, M.Pd., dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Ponorogo. Dalam khutbahnya, beliau mengajak para santri untuk mempersiapkan diri menjadi generasi Ulil Albab, yakni generasi yang memiliki keluasan ilmu, kedalaman iman, ketajaman berpikir, serta kepekaan dalam memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan negara. Menurut beliau, Indonesia membutuhkan generasi muslim yang tidak hanya unggul dalam intelektualitas, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritualitas.
Usai pelaksanaan Shalat Id, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang seluruh prosesnya melibatkan para santri. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang selama ini menjadi salah satu ciri pendidikan di Pondok Pesantren Modern Hasan Munahir.
Para santri turut berpartisipasi dalam berbagai tahapan pelaksanaan kurban, mulai dari persiapan, penanganan hewan, proses penyembelihan, hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat. Melalui keterlibatan langsung tersebut, para santri memperoleh pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya wawasan keagamaan, tetapi juga melatih keterampilan, kerja sama, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab.
Sebagai bagian dari kaderisasi dan pelatihan keterampilan, beberapa santri senior diberikan kesempatan untuk mengikuti praktik penyembelihan hewan kurban secara langsung di bawah pendampingan para ustadz dan pembina. Di antara santri yang mendapatkan amanah tersebut adalah Evan Pramudita, Ridho Tegar, Ramdan Isbandi, Raditya Lutfi, dan Ananda Muhammad Fahri.

Kesempatan ini diberikan sebagai bentuk pembelajaran nyata agar para santri memiliki keberanian, kecakapan, dan pemahaman yang baik mengenai tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pondok dalam menyiapkan generasi yang siap mengabdi dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan Iduladha 1447 H ini, Pondok Pesantren Modern Hasan Munahir kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang menyatukan nilai-nilai keislaman, penguatan karakter, dan pengalaman praktis. Dengan demikian, setiap momentum ibadah tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi media pembentukan generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan siap menjadi Ulil Albab bagi Indonesia di masa mendatang. Bismillah.


